Suporter Rusia dan Inggris Kembali Bentrok

0
602
Foto : Getty Images

Bentrokan kembali terjadi antara suporter Inggris dan Suporter Rusia. Setelah sebelumnya kedua suporter terlibat bentrokan di kota Marseille, kali ini suporter dari dua negara kontestan Piala Eropa itu bentrok di Kota Lille, Kamis (16/6/2016).

Menurut laporan, bentrokan berawal ketika sekelompok supurter Rusia menyalakan kembang api ketika sekelompok suporter asal Inggris dan Wales melintas di Kota Lille untuk menyaksikan pertandingan di Stade Bollaert-Delelis. Kelompok suporter Inggris-Wales yang terprovokasi kemudian mengejar suporter Rusia.

Polisi Prancis yang berjaga berusaha memberi peringatan, namun tampak tidak dihiraukan sehingga pihak berwenang turun tangan sambil melepaskan gas air mata kearah kelompok suporter tadi.

Menurut jurnalis BBC, James Reevell, Polisi Prancis melepaskan gas air mata pertama kali ke arah kelompok suporter Rusia yang berlari. Namun laporan berikutnya menyebut sekelompok keluarga yang tinggal di kota tersebut juga ikut terkena gas air mata.

Sekitar 40 ribu pendukung Inggris dan Wales diperkirakan berada di Kota Lille menjelang pertandingan Kamis (16/6/2016). Otoritas setempat terpaksa melarang toko dan supermarket menjual alkohol guna menghindari kerusuhan.

Sebelumnya, pelatih Inggris Roy Hodgson dan kapten tim Wayne Rooney telah meminta fans untuk tenang awal pekan ini. Pejabat federasi sepak bola Inggris (FA) Martin Glenn meminta fan untuk tidak bereaksi terhadap segala bentuk provokasi.

Belum ada pernyataan resmi dari badan sepak bola Eropa (UEFA) menyusul kejadian ini. Namun seperti kita ketahui, Rusia terancam sanksi berat apabila sekali lagi gagal mengendalikan fans mereka.

There are no comments yet

× You need to log in to enter the discussion