Sri Mulyani Langsung Mulai Kerja, Pemotongan Pengeluaran untuk Kementrian dan Daerah

98
3201
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berencana untuk memotong anggaran pengeluaran kementerian dan daerah tahun 2016 dalam upaya untuk mendapatkan kembali kredibilitas kebijakan fiskal pemerintah setelah pendapatan pajak jatuh jauh target. (Foto milik Bank Dunia / Deborah Campos)


Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berencana untuk memotong budget dana kementerian dan belanja daerah dalam APBN 2016 dalam upaya untuk mendapatkan kembali kredibilitas kebijakan fiskal setelah pendapatan pajak jatuh jauh dari target.

Sri Mulyani memperkirakan bahwa pendapatan pajak akan jatuh sekitar Rp 219 triliun dari target Rp 1,539.2 triliun pada 2016 APBN-P. Dimana hasil ini akan meningkatkan risiko pemerintah melebihi batas defisit 3 persen dari produk domestik bruto.

“Itu sebabnya … kita perlu melakukan beberapa penyesuaian di sisi pembelanjaan sehingga defisit kita akan dijaga pada tingkat yang tidak akan membuat hilangnya rasa kepercayaan dalam APBN,” katanya, Rabu (03/08).

Menteri Sri Mulyani pun mengatakan kepada Presiden Joko “Jokowi” Widodo dan menteri lainnya pada sidang paripurna bahwa dia akan memotong Rp 65 triliun dari anggaran kementerian dan Rp 68.8 triliun dari dana transfer daerah.

Menurut APBN-P 2016, alokasi untuk kementerian dan lembaga pemerintah adalah Rp 768 triliun, yang dimana angka ini 6 persen lebih tinggi dari Rp 724 triliun yang dihabiskan  satu tahun lalu. Transfer dana ke daerah mencapai Rp 729 triliun, 17 persen lebih tinggi dibandingkan dengan Rp 623 triliun tahun lalu.

Rencana tersebut telah menerima berkat dari Jokowi, menurut pernyataan dari kantor Sekretariat Kabinet.

“Rencana ini telah sepenuhnya disetujui oleh presiden dan wakil presiden.
Keputusan ini mengikat dan berlaku bagi seluruh kementerian dan lembaga pemerintah lainnya , ” kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

98 comments

× You need to log in to enter the discussion
1 8 9 10