Saksi Kunci Kasus Korupsi e-KTP ditemukan Meninggal di USA

0
4913
Di bawah api: Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua DPR Setya Novanto (kanan) dan mantan ketua Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, duduk sebagai saksi saat persidangan di Jakarta pada hari Kamis karena kasus korupsi pengadaan e-KTP. (Antara/Akbar Nugroho Gumay)


Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengkonfirmasi bahwa pengusaha Johannes Marliem, saksi kunci dalam kasus korupsi e-KTP, telah meninggal di Amerika Serikat.

“Kami telah menerima informasi bahwa Johannes telah meninggal,” juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan pada hari Jumat, menambahkan bahwa badan KPK belum menerima rincian mengenai keadaan seputar kematiannya.

Marliem, yang tinggal di Los Angeles, California, dianggap sebagai saksi kunci dalam kasus korupsi profil tinggi, yang telah melibatkan puluhan politisi senior – termasuk anggota parlemen aktif, seorang menteri kabinet dan dua gubernur – dan menyebabkan Rp 2,3 triliun dalam kerugian negara.

Berbicara kepada Koran Tempo via FaceTime pada bulan Juli, Marliem mengaku telah merekam percakapan yang dia lakukan dengan politisi yang diduga mengatur kasus korupsi e-KTP, termasuk Ketua DPR dan Ketua Partai Golkar Setya Novanto, yang telah ditunjuk sebagai tersangka. dalam kasus ini.

Marliem adalah direktur Biomorf Lone LLC, sebuah perusahaan yang berbasis di AS yang telah mendapatkan proyek tersebut untuk mendapatkan sistem identifikasi sidik jari otomatis (AFIS) untuk program e-KTP.

There are no comments yet

× You need to log in to enter the discussion