Polusi Cina : Pabrik, Sekolah dan Kendaraan Dilarang Beroperasi

1
4958

Di hari Sabtu 19 Desember 2015, dikeluarkan larangan di Beijing bagi kendaraan untuk melintas di jalanan dan pabrik-pabrik pun diminta untuk menghentikan operasinya. Tindakan ini dilakukan karena asap kabut yang menyelimuti kota Beijing sudah dianggap masuk kategori berbahaya.

Dimana pemerintah Cina pun sudah mengeluarkan peringatan kategori empat, dimana peringatan tingkat empat merupakan tingkat yang paling serius.

Hal ini pun merupakan peringatan kedua yang dikeluarkan oleh pemerintah di dalam beberapa minggu terakhir. Akibat pengeluaran larangan ini, banyak sekolah dan setengah dari kendaraan yang berada di kota Beijing pun dilarang beraktifitas sampai dinilai aman.

Gelombang kabut asap diperkirakan akan menutupi penuh kota yang terkenal paling berpolusi ini sampai hari Selasa 21 Desember 2015 mendatang dikarenakan kurangnya “angin kencang” untuk membantu menyebarkan kabut tersebut, seperti dilansir dari BBC, Sabtu 19 Desember 2015.

 

Komparasi Micron kabut asap cina

Tingkat PM 2.5, merupakan partikel kabut asap yang terkecil dan mematikan, mengalami kenaikan drastis hingga 303 mikrogram per meter kubik di beberapa bagian Beijing pada hari Sabbtu, dan kemungkinan akan mengalami kenaikan sampai atau melebihi 500 dalam beberapa hari mendatang – dimana angka ini melebihi 20 kali dari tingkat yang dianggap aman oleh World Health Organisation (WHO).

Melalui data yang diterbitkan oleh kedutaan US di Beijing menunjukan tingkat tertinggi di angka 261 di distrik Chaoyang di pusat kota Beijing di dini hari Sabtu pagi dan menurun hingga angka 139 pada pertengahan sore.

Pusat Pengawasan Lingkungan Beijing mengatakan kualias udara secara keseluruhan berada pada angka 104.

Beberapa warga pun menulis di Weibo “Twitter  versi China” dan mereka menyatakan bahwa kabut asap tersebut tidak separah yang diperingatkan oleh pemerintah dan mereka pun mengeluh atas larangan untuk mengemudi kendaraan.

Pemerintah Cina pun menghadapi banyak kritik karena tidak jarang mengeluarkan peringatan atas asap yang berbahaya. Sistem peringatan empat tingkat ini sudah dikeluarkan sejak dua tahun lalu, pemerintah tidak pernah mengeluarkan peringatan tersebut hingga bulan ini.

Kualitas Udara Beijing 2008 - 2015

 

Namun menurut seorang warga Beijing Ma Yunan mengatakan bahwa pemerintah Beijing sekarang melakukan pekerjaan yang lebih baik dibanding sebelumnya.

“Dimasa sebelumnya, pemerintah tidak akan mengeluarkan peringatan bahkan ketika kabut itu sudah memasuki kategori berbahaya,” kata Ma Yunan. (Source : Associated Press)

“Sekarang mereka menerbitkan peringatan terlebih dahulu bagi kita, dimana ini memberikan kita waktu dan kesiapan untuk mengambil langkah-langkah untuk menanggapi peringatan yang dikeluarkan oleh pemerintah.”

_87295695_87295694Masalah kabut asap di Beijing sebagian besar dikarenakan oleh pembangkit listrik tenaga batu bara, asap industri dan kendaraan bermotor. Selain itu, posisi geografik kota ini pun memperburuk keadaan karena dikelilingi oleh pegunungan.

Studi menunjukan bahwa sebanyak 1.4 juta penduduk di negara ini mati lebih awal dikarenakan oleh kabut asap.

Cina merupakan emitor karbon terbesar di duni, tetapi Cina telah menyatakan rencananya untuk mengurangi emisi berbahaya dari pembangkit listrik tenaga batu bara sebesar 50% di dalam lima tahun ke depan. Akan tetapi, menurut pendapat para ahli emisi secara keseluruhan Cina diperkirakaan akan meningkat dan mencapai puncaknya sekitar tahun 2030 sebelum akhirnya mengalami penurunan.

One comment

× You need to log in to enter the discussion