Polisi memiliki identitas penyerang penyidik KPK

24
1463
Novel Baswedan (kanan) dan dua penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi lainnya, Ambarita Damanik (kiri) dan M. Irwan Santoso (tengah), tiba di Pengadilan Tipikor Jakarta untuk memberikan kesaksian dalam kasus korupsi e-KTP pada tanggal 27 Maret. (Antara/Sigid Kurniawan)


Juru bicara Kepolisian Nasional Insp. Jenderal Setyo Wasisto mengklaim bahwa polisi memiliki identitas dua orang yang diduga menyerang penyidik ​​Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dengan air keras.

“Kami tahu identitas mereka,” kata Setyo di Jakarta Pusat pada hari Minggu seperti dikutip kompas.com.

Setyo membantah tuduhan bahwa polisi tidak serius menyelesaikan kasus tersebut. Beberapa pihak membuat tuduhan ini setelah polisi gagal selama dua minggu untuk mengungkap motif serangan atau pelakunya, yang menyebabkan beberapa orang mencurigai ketidaktertarikan oleh pihak polisi.

Dia meyakinkan bagi mereka yang khawatir bahwa polisi akan melanjutkan penyelidikan dan akan mengejar kedua tersangka pelaku kejahatan tersebut dengan penuh semangat.

“Penyelidikan masih berlangsung, saya akan cek dengan penyidik ​​karena beberapa kasus tidak bisa diselesaikan dengan cepat,” kata Setyo.

Novel Baswedan diserang pada 11 April oleh dua orang tak dikenal menaiki sepeda motor di dekat rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta.

Polisi sejak itu telah memeriksa puluhan saksi dan rekaman CCTV.

24 comments

× You need to log in to enter the discussion