Pengamat : Setya Novanto Sengaja Dikorbankan Istana

210
31811
image : FORUM / Arief Manurung

Beredarnya transkrip rekaman pembicaraan yang diduga melibatkan Ketua DPR Setya Novanto dan Petinggi PT Freeport Indonesia yang disebut-sebut mencatut nama Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam memuluskan perpanjangan kontrak dengan PT Freeport Indonesia mengundang berbagai macam spekulasi.

Pengamat politik Universitas Indonesia, Muhammad Budyatna, saat dihubungi, Selasa (17/11/2015) turut menyuarakan pandangannya.

Menurutnya, keberadaan Freeport di Indonesia selain mengeruk sumber kekayaan terbesar di dunia juga menjadi pundi-pundi pemasukan elit-elit pejabat di negeri ini. Hal ini sudah berlangsung lama, bahkan sejak era Orde Baru selama puluhan tahun dan berlanjut hingga era pemerintahan Jokowi-JK.

“Ini permainan tingkat tinggi, kalau orang biasa mana bisa. Istana itu jadi rujukan utama mereka (Freeport),” jelas Budyatna.

Dirinya juga meragukan keberanian Setya Novanto sebagaimana disebutkan Sudirman Said, mencatut nama Presiden dan Wapres tanpa sepengetahuan keduanya. Apalagi, Freeport merupakan aset terbesar di Indonesia.

“Kalau Setya berani nyatut nama Jokowi-JK, enggak mungkin dia berani begitu sendirian. Saya tidak terlalu yakin kalau sendirian. Bisa saja itu sepengetahuan Jokowi-JK. Itu tidak sedikit, itu miliaran dolar bukan miliaran rupiah,” tegas Budyatna

“Apa iya, Jokowi dan JK tidak tahu. Kan semuanya serba tertutup. Kalau saya melihat, yang diungkap itu yang akan dikorbankan,”.

 

210 comments

× You need to log in to enter the discussion
1 19 20 21