Menlu Jerman : Capress AS Donald Trump Bahaya Bagi Dunia

0
2367
Donald Trump, Kandidan Calon Presiden AS (Foto: donaldjtrump.com)


Terpilihnya Donald Trump sebagai Calon Presiden AS yang secara resmi diusung Partai Republik mengundang kekhawatiran para sekutu AS.

Konglomerat terkenal itu resmi diusung sebagai capres AS 2016 dalam Konvensi Nasional Partai Republik di Cleveland, Ohio, hari Selasa. Dia telah mengalahkan 16 rival separtainya selama Pemilu primer beberapa waktu lalu.

Menteri Luar Negeri  (Menlu) Jerman, Frank-Walter Steinmeier, pada Rabu (20/7/2016), mengatakan bahwa terpilihnya Donald Trump sebagai Capres AS merupakan bahaya bagi keamanan dunia.

Steinmeier juga menambahkan Trump bisa menjadi ancaman bagi AS dengan “politik ketakutan dan isolasi”.

Steinmeier mengatakan kepada Reuters dalam wawancara tertulis bahwa dia prihatin tentang apa yang dia sebut sumpah ambigu Trump untuk “membuat Amerika kuat lagi” sekaligus mengurangi keterlibatan AS di luar negeri.

”Itu bertentangan dan itu membuat saya khawatir,” kata Steinmeier yang bersiap menuju Washington untuk pertemuan dengan Menlu negara lain untuk membahas cara mengalahkan kelompok ISIS.

”Sebuah politik ketakutan dan isolasi akan membawa keamanan berkurang, tidak lebih, dan akan berbahaya tidak hanya untuk Amerika Serikat, tapi untuk Eropa dan juga seluruh dunia,” lanjut Menlu Jerman ini.

Steinmeier, yang seorang politikus Partai Demokrat Sosial, telah mengecam Donald Trump selama berbulan-bulan atas pidatonya “America First”. Sebaliknya, dia memuji capres AS dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, sebagai ahli kebijakan luar negeri yang berpengalaman.

Steinmeier  selama ini dikenal sebagai politisi Jerman yang menjadi pengkritik keras Donald Trump, terutama soal ambisi kebijakan luar negerinya.

Beberapa poin yang dikritik Steinmeier adalah ambisi Donald Trump untuk menolak perjanjian nuklir dengan Iran yang sudah disepakati tahun lalu. Trump juga dikritik soal seruan investasi lebih dalam pertahanan rudal di Eropa.

There are no comments yet

× You need to log in to enter the discussion