Kekayaan empat orang Indonesia terkaya Indonesia sama dengan kekayaan 100juta termiskin

0
4599
Seorang warga melakukan kegiatan sehari-hari di daerah kumuh di Kapuk Teko, Jakarta. (Antara/Rivan Awal Lingga)


Indonesia adalah negara terburuk keenam di dunia dalam hal kesenjangan ekonomi, kata sebuah laporan dari Oxfam Indonesia dan International NGO Forum on Indonesian Development (lNFlD).

Dalam laporan mereka “Menuju Indonesia lebih setara,” catatan NGO menyatakan bahwa kekayaan empat terkaya di Indonesia adalah sama dengan kekayaan 100 juta penduduk termiskin di negara Indonesia, dimana hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil belum diikuti dengan distribusi pendapatan yang adil.

Laporan itu mengatakan kesenjangan ekonomi antara kaya dan si miskin telah memperdalam lebih cepat daripada negara-negara Asia Tenggara lainnya.

“Ketimpangan tidak hanya akan menghambat upaya pengurangan kemiskinan, tetapi juga memperlambat pertumbuhan ekonomi dan menimbulkan ancaman ke kohesi sosial,” kata direktur INFID Sugeng Bahagijo Rabu seperti dilansir kontan.co.id.

Menurut Oxfam dan INFID, fundamentalisme pasar diperkenalkan ke Indonesia pada tahun 1997 telah memfasilitasi orang kaya untuk mendapatkan manfaat terbesar dari pertumbuhan ekonomi karena dengan hubungan politik mereka, mereka memiliki akses untuk mempengaruhi pengambil keputusan untuk mengubah peraturan yang menguntungkan mereka.

Sementara itu, upah dalam pekerjaan yang dibayar tidak meningkat cukup signifikan untuk membantu kenaikan miskin bangsa di atas garis kemiskinan. Alasan lain di balik ketidaksetaraan adalah bahwa pertumbuhan ekonomi telah berpusat di daerah perkotaan dan sistem perpajakan telah gagal untuk mendistribusikan kekayaan negara.

“Indonesia menghadapi ketimpangan multi-dimensi. Namun Presiden Joko “Jokowi” Widodo memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa Indonesia bisa memimpin perang melawan ketidaksetaraan global, “kata direktur advokasi dari Oxfam International Steve Price Thomas.

There are no comments yet

× You need to log in to enter the discussion