Kapal Malaysia dan Penumpang Singapura ditangkap di Kepulauan Riau

85
2595
Dua kapal berbendera Malaysia terbakar di perairan Tarakan di Kalimantan Utara pada April 5. Pemerintah telah meledakan dan menenggelamkan 28 kapal asing yang terbukti bersalah melakukan penangkapan ikan ilegal di perairan Indonesia. (ANTARA FOTO/Zul)


Indonesia – Tim Indonesia Angkatan Laut Armada Barat dan kapal patroli Mapor menangkap sebuah kapal penangkap ikan berbendera Malaysia dan menangkap penumpang Singapura yang diduga masuk tanpa izin dan memancing secara ilegal di perairan Bintan, Kepulauan Riau, pada hari Minggu.

Kapal patroli menangkap kapten kapal “Seven Seas Conqueress”, warga Singapura Ricky Tan Poh Hui, bersama dengan sembilan penumpang Singapura lainnya dan tiga kru Indonesia. Mereka tertangkap 12 kilometer dari Tanjung Berakit di Bintan, oleh komandan Tanjungpinang Angkatan Laut Pertama Adm. S. Irawan, Senin. Mereka saat ini sedang ditahan di pangkalan angkatan laut Tanjungpinang di Batu Hitam.

“Kami akan menghukum mereka di bawah Undang-Undang Perikanan dan kami juga akan menyerahkan mereka ke kantor imigrasi. Perahu mereka memancing di perairan Indonesia tanpa izin. Pelanggaran yang cukup jelas,” kata Irawan (The Jakarta Post).

Sementara tim patroli mendekati perahu, personil patroli menemukan tersangka memancing secara ilegal. Lampu berada di sekitar perahu dan alat pancing digunakan di sekeliling lambung. Selanjutnya pihak berwenang pun menemukan ikan yang baru saja ditangkap di atas kapal, yang menunjukkan indikasi kuat “illegal fishing”, kata Irawan.

Berdasarkan pemeriksaan oleh Angkatan Laut, kapal berbendera Malaysia adalah milik perusahaan Singapura Odyssey Marine PTE Ltd. Perahu tersebut memiliki izin Pelabuhan Singapura yang dikeluarkan pada 19 Agustus untuk mengarungi laut lepas dan perahu itu juga terdaftar di ‘Yacht Registry’ Langkawi International dari Malaysia.

“Kami berkomitmen untuk memberikan hukuman berat untuk kapal menangkap ikan secara ilegal di Indonesia dengan menenggelamkan mereka,” tambahnya.

Kasus ini nantinya akan diproses untuk mencapai keputusan apakah kapal itu melanggar batas di perairan Indonesia.

85 comments

× You need to log in to enter the discussion
1 7 8 9