Harga Rokok di Australian Rp.400 Ribu

0
475
Harga Rokok di Australian menjadi Rp 400 ribu jika Partai Buruh menang
Harga Rokok di Australian menjadi Rp 400 ribu jika Partai Buruh menang (image : cigarettesflavours.com)

Tak seperti Partai Politik di Indonesia yang gemar mengobral janji – janji manis saat berlangsungnya kampanye, Partai Buruh yang beroposisi di Australia mengumumkan rencana jika terpilih dalam pemilu 2020 akan memberlakukan harga sebungkus rokok berisi 25 batang akan dipatok sebesar 40 dolar AS (sekitar Rp 400 ribu).

Partai Buruh menjelaskan bahwa kenaikan harga rokok ini menjadi bagian dari peningkatan berkala yang dikenakan terhadap pajak rokok yang akan dilakukan setelah 2017.

Partai yang saat ini menjadi pihak oposisi di Australia mengatakan kebijakan tersebut akan menghemat anggaran sebesar 50 miliar dolar AS dalam jangka menengah, dan meningkatkan jumlah perokok yang memutuskan untuk berhenti menjadi dua kali lipat.

“Dana itu akan digunakan selain untuk konsolidasi anggaran juga akan digunakan bagi inisiatif kesehatan penting.” kata juru bicara Partai Buruh di bidang kesehatan Catherine King.

King menyadari para perokok berat ini adalah mereka yang termasuk golongan masyarakat paling miskin di Australia sehinggga mereka juga berjanji memiliki kebijakan bagaimana mencegah dan mengatasi masalah kecanduan merokok.

“Kami ingin orang berhenti, kami menginginkan lebih banyak orang berhenti merokok, kami ingin lebih banyak orang yang berada dalam situasi sulit untuk juga berhenti, karena kita semua tahu merokok membunuh orang.”

“Kami akan membuat pengumuman lebih lanjut soal bagaimana kami membantu warga, terutama di kalangan warga yang sulit berhenti merokok.”

Pemimpin Partai Buruh Bill Shorten mengatakan kebijakan ini akan menjadi ‘pembeda yang nyata’ antara pemerintah sekarang dengan Partai Buruh.

Partai Buruh ingin mengurangi jumlah orang yang merokok, Partai Liberal pimpinan Malcolm Turnbull ingin meningkatkan GST (Pajak Pertambahan Nilai Barang), dan juga biaya hidup lain seperti uang sekolah, ke dokter dan juga membeli makanan segar.

Pemerintah sudah berulang kali mengatakan tidak berencana menaikkan GST (10 persen saat dari nilai barang yang dibeli), dan mengatakan mereka sedang mengkaji sistem perpajakan dengan semua opsi sedang dipertimbangkan.

There are no comments yet

× You need to log in to enter the discussion