Asus Vivo Stick, PC Mungil Nan Ramah Kantong Dengan OS Windows 10

0
196

Beberapa bulan lalu Asus telah merilis sebuah perangkat PC Stick dengan nama Asus Chromebit yang dapat merubah sebuah monitor atau layar TV yang mempunyai port HDMI jadi sebuah PC. Dan saat ini Asus pun kembali merilis perangkat PC stick tersebut dengan bentuk mungil dengan diberi nama Asus Vivo Stick.

Apabila Asus Chromebit berjalan dengan menggunakan Chrome OS keluaran Google, untuk Asus Vivo Stick baru ini hadir menggunakan sistem operasi terbaru dari Microsoft, yaitu Microsoft 10. Cukup menarik sepertinya.

Sebelumnya versi prototype dari Asus Vivo Stick yang sebelumnya dikenal dengan nama ‘Pen Stick’ ini sempat muncul pada perhelatan Computes di Taiwan beberapa waktu lalu, tetapi kini dari Asus telah secara resmi merilis versi akhirnya dengan nama baru dan akan melengkapi portofolio produk mereka yang bernama ‘Vivo’ yang akan dipamerkan pada gelaran IFA 2015 di Berlin.

Asus Vivo Stick terbaru ini sangat berpotensi menjadi pesaing perangkat Intel Compute Stick karena mengusung fitur dan teknologi yang hampir sama. Bedanya Asus telah membalut produknya dengan casing yang lebih banyak warna serta hadir dengan desain yang lebih luwes apabila dibandingkan dengan produk serupa milik Intel yang terkesan sedikit kaku dengan mengusung desain yang konservatif.

Jika dilihat sekilas, perangkat Vivo Stick keluaran Asus ini lebih terlihat seperti sebuah USB Flash Disk, namun yang membedakan adalah didalamnya terdapat mesin komputasi yang diotaki dengan prosessor Intel Atom Cherry Trail dengan didukung oleh kartu grafis besutan Intel juga. Dan tentu saja yang menjadikan perangkat Asus Vivo Stick ini menarik adalah dengan dipakainya Windows 10 sebagai Operating systemnya.

Meski berdesain mungil dan memungkinkan penggunanya untuk menyelipkan pada saku, perangkat Vivo Stick ini merupakan sebuah komputer yang memiliki RAM sebesar 2GB dengan kapasitas penyimpanan sebesar 32GB, ia juga memiliki dua buah slot USB 2.0 untuk menancapkan keyboard dan mouse, serta colokan audio standar berukuran 3.5mm untuk menyelipkan headphone atau speaker eksternal.

Perangkat yang hanya memiliki bobot tidak lebih dari 70 gram ini juga memiliki kemampuan untuk terhubung dengan jaringan WiFi 802.11 b/g/n dan memiliki koneksi Bluetooth 4.0. Jika pengguna menginginkan, mereka bisa menambahkan keyboard dan mouse nirkabel melalui koneksi Bluetooth tersebut.

Untuk bisa digunakan sebagaimana layaknya sebuah perangkat personal computer (PC), pengguna tinggal menyelipkan dongle ini ke port HDMI yang ada pada perangkat monitor atau pesawat televisi untuk selanjutnya diggunakan sebagai display.

Dengan bermodalkan kocek sebesar $129 atau setara dengan Rp. 1,8 jutaan untuk tiap unitnya (harga ini lebih murah dari perangkat Intel Compute Stick yang ditawarkan dengan harga $150), Anda bisa memiliki perangkat PC bersistem Windows 10 yang ramah di kantong, baik secara fisik maupun secara harga.

Sayangnya, belum ada kabar pasti kapan produk mungil ini akan hadir di pasar tanah air. Sedangkan Intel CompuStick sudah bisa dibeli secara online.

There are no comments yet

× You need to log in to enter the discussion