Ahok Meneteskan Air Mata, mengatakan Dia tidak pernah bermaksud untuk Menghina Quran

288
3316
Gubernur Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama duduk di kursi terdakwa pada awal sidang pengadilannya di Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Jakarta, Selasa. Ahok sedang diadili untuk tuduhan penghujatan. (AP/Tatan Syuflana, Pool)


Jakarta – Gubernur Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama tidak bisa menahan air matanya ketika dia membacakan nota keberatannya sebelum panel hakim selama persidangan penghujatan pertamanya di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa.

Gubernur non-aktif mengatakan kepada para hakim bahwa ia tidak pernah berniat untuk menghina Quran dalam kunjungannya bekerja ke Kepulauan Seribu pada 27 September lalu.

“Saya tidak berniat untuk salah menafsirkan Surah Al Maidah 51 atau melakukan penghujatan atau penghinaan ulama. Dalam pernyataan saya, [di Kepulauan Seribu] saya melakukan referensi terhadap politisi tertentu yang telah menyalahgunakan Surah Al Maidah 51 untuk menghindari persaingan yang adil sebelum pilkada mendatang, “kata Ahok kepada hakim.

Mengutip buku berjudul Mencari Perlindungan dibalik Ayat Suci, Ahok mengatakan ia telah belajar Surah Al Maidah 51 sejak awal karirnya dalam politik sebagai pemimpin lokal di Belitung Timur.

Dia mengatakan banyak politisi telah menggunakan ayat Alquran untuk mempengaruhi pemilih untuk tidak memilih non-Muslim sebagai politisi, mendorong mereka untuk tidak membuat ‘kafir’ menjadi pemimpin.

“Ketika saya bertanya kepada teman-teman Muslim saya, mereka mengatakan kepada saya bahwa ayat itu diberikan ketika ada umat Islam yang ingin membunuh Nabi Muhammad dengan bersekongkol dengan orang-orang Kristen dan Yahudi,” kata Ahok, di sidang pertama.

“Jelas bahwa ayat tersebut bukan ditujukan untuk pengangkatan seorang kepala administrasi, khususnya di Indonesia, di mana kepala pemerintahan tidak berfungsi sebagai pemimpin agama.”

Membacakan dakwaan, pemimpin jaksa penuntut Ali Mukartono menyatakan Ahok telah sengaja mengutip sebuah ayat Alquran selama kunjungan kerjanya untuk mempengaruhi pemilih.

Dia lebih lanjut mengatakan Ahok telah berusaha untuk mendorong warga untuk menyisihkan ayat Alquran selama pemilihan gubernur 2017 Jakarta. “Ini adalah tersangka sendiri yang menggunakan Al-Quran untuk menipu warga,” kata Ali.

288 comments

× You need to log in to enter the discussion
1 27 28 29